Mencintai Allah dan Utusannya Nabi Muhammad saw
Allah berfirman :
“katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai allah, maka ikutilah Dia tentu allah mengasihimu.” (QS. Al-imran : 31)
Ketahuilah oleh kamu sekalian, bahwa sesungguhnya cinta seorang hamba kepada allah dan rasullnya adalah ketaatannya kepada mereka.
Sedangkan cinta allah kepada hambanya adalah anugrahnya kepada mereka dengan ampunan. Karena itulah cinta tersebut ditafsirkan dengan keinginan untuk mengikuti jejak rasulullah saw, di dalam ibadah padanya dan anjuran taat padanya.
Cintailah Allah dan berusahalah untuk menggapai cintaNya. Inilah beberapa resep yang menyebabkan seseorang mencintai Allah Ta’ala :
- Membaca Al-Qur’an dan memahaminya dengan baik.
- Mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.
- Selalu dzikirullah (mengingat Allah) dalam segala kondisi .
- Mengutamakan kehendak Allah di saat berbenturan dengan kehendak hawa nafsu.
- Menanamkan dalam hati nama-nama dan sifat-sifat Allah Ta’ala dan memahami maknanya.
- Memperhatikan karunia dan kebaikan Allah kepada kita.
- Menundukkan hati dan diri ke haribaan Allah.
- Menyendiri untuk beribadah kepada Allah, bermunajat dan membaca kitab suciNya di waktu malam saat orang lelap tidur.
- Bergaul dan berkumpul bersama orang-orang shaleh, mengambil hikmah dan ilmu dari mereka.
- Menjauhkan sebab-sebab yang dapat menjauhkan kita daripada Allah.
Dan barangsiapa yang mencintai allah, tetapi ia berkeluh kesah, maka ia adalah pembohong. Dan mereka kekal di dalam neraka.
Dan bagaimana cara kita mencintai nabi Muhammad? Jawabannya adalah dengan selalu bershalawat kepadanya, maka dengan membaca shalawat kita dapat mengenal dan mencintainya.
Dengan demikian mudah saja bagi kita untuk mencintai allah dan utusannya. Yaitu dengan cara mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya, niscaya allah akan mengampubi dosa kita semua. Amiin!!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

















Posting Komentar